Belajar Mengenal Alam, Memahami Kehidupan, dan Berkontribusi untuk Bumi.
Laskar Hayati adalah ruang bagi pelajar dan mahasiswa yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta ingin mengenal lebih dekat hubungan antara manusia, alam, pertanian, dan kehidupan masyarakat. Turun langsung, mengamati, mengalami, belajar dari masyarakat, dan mengambil bagian dalam upaya menjaga serta memulihkan alam.
SALAKHA memiliki pendekatan bahwa lingkungan berkelanjutan dibangun melalui manusia yang memiliki pengetahuan, kepedulian, keterampilan, dan kemampuan untuk mengelolanya.
Bersama Yayasan Selaras Alam Khatulistiwa (SALAKHA), para relawan Laskar Hayati diajak untuk tidak hanya belajar tentang lingkungan dari buku teks atau ruang kelas ber-AC, tetapi juga turun langsung, mengamati, mengalami, belajar dari kearifan masyarakat, dan mengambil bagian aktif dalam upaya memulihkan bumi.
"Bumi membutuhkan generasi yang tidak hanya mampu menggunakan sumber daya alam, tetapi juga memahami bagaimana menjaganya secara selaras."
Kecintaan terhadap alam tidak cukup dengan kata-kata, melainkan dibangun melalui interaksi nyata.
Ketika kita memahami rantai kehidupan tanah dan air, kepedulian tumbuh secara tulus.
Setiap tindakan kecil—dari satu bibit hingga edukasi warga—menjadi bagian dari perubahan besar.
Program Laskar Hayati dibangun melalui tiga tahapan progresif yang mendalam dan menyenangkan:
Peserta diajak mengenal lebih dekat alam dan lingkungan di sekitarnya.
Memahami hubungan sebab-akibat antara aktivitas manusia dengan daya dukung lingkungan.
Pengetahuan dan empati diterjemahkan menjadi aksi serta karya nyata.
Laskar Hayati terhubung langsung dengan 5 pilar program operasional yayasan di lapangan:
Belajar mengenai pertanian ramah lingkungan, kesehatan tanah, pengolahan bahan organik, pembibitan, tanaman pangan, dan pemulihan kesuburan ekosistem.
Mengenal persoalan sampah dari hulu ke hilir. Peserta belajar pemilahan, pengolahan sampah organik, komposting mandiri, dan pemanfaatan kembali sumber daya.
Belajar bersama warga dan memahami bahwa pelestarian lingkungan tidak bisa dipisahkan dari dinamika sosial dan ketahanan ekonomi masyarakat desa.
Mengenal pentingnya kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman krisis iklim dan kerentanan bencana alam secara tanggap, terstruktur, dan berbasis data.
Belajar bagaimana sekolah, pesantren, kampus, dan instansi berkembang menjadi ekosistem hijau yang mengintegrasikan kurikulum, kebijakan, dan aksi nyata.
Kamu bebas memilih pilar yang paling sesuai dengan bidang studi, ketertarikan hobi, atau keahlian spesifikmu!
Peserta tidak hanya datang untuk sekadar mengambil foto dokumentasi lalu pulang. Setiap aktivitas dirancang sebagai siklus pertumbuhan berkelanjutan:
Praktik langsung pembibitan, merawat bedengan, dan produksi kompos alami.
Pengembangan website, database pemetaan lingkungan, dan digitalisasi data tani.
Video pendek edukatif, liputan lapangan, foto cerita (photo story), dan reels.
Uji keasaman tanah (pH), efektivitas mikroba organik, dan analisis sampling sampah.
Desain infografis kampanye, poster panduan lingkungan, dan media visual menarik.
Fasilitator edukasi anak-anak, presentasi ke komunitas, dan interaksi warga desa.
Turun aksi gotong royong penanaman pohon, revitalisasi sungai, dan simulasi tanggap darurat.
Salah satu nilai penting dari program Laskar Hayati adalah pengalaman dan karya yang dapat dikembangkan menjadi portofolio kontribusi yang valid dan berbobot.
"Saya tidak hanya belajar tentang lingkungan. Saya pernah hadir, belajar, bekerja, dan memberikan kontribusi nyata untuk alam."
🎓 Bagi Pelajar: Ruang eksplorasi menemukan minat, karakter, dan bekal seleksi PTN / beasiswa.
🏛️ Bagi Mahasiswa: Pengalaman lapangan empiris, riset skripsi/PKM, proyek sosial, dan jejaring relasi.
🚀 Bagi Generasi Muda: Portofolio nyata kepemimpinan lingkungan saat melangkah ke dunia profesional.
Pilihan ruang kontribusi nyata yang dapat kamu ikuti secara terstruktur:
Aksi sukarela dalam berbagai kegiatan pelestarian, bakti lingkungan, dan respon cepat konservasi alam.
Terlibat langsung dalam penanaman pohon, perawatan bibit di nursery, dan rehabilitasi ruang hijau.
Belajar dan mempraktikkan seni pertanian selaras alam, pupuk hayati, hingga panen sayur pangan sehat.
Praktik pengelolaan sampah terpadu dan pemanfaatan kembali sumber daya organik menjadi bernilai guna.
Riset sederhana mengenai air bersih, biologi tanah, tanaman pangan, dan dampaknya terhadap warga sekitar.
Mengedukasi publik melalui karya foto, short video, desain grafis, tulisan, dan media sosial positif.
Menginisiasi dan mengawal proyek kecil lingkungan bersama kelompok masyarakat dan warga lokal.
Forum diskusi dan transfer ilmu bersama petani teladan, praktisi, akademisi, dan pegiat lingkungan hidup.
Program ini terbuka lebar bagi pelajar SMA/SMK dan mahasiswa di seluruh Indonesia yang memiliki kemauan untuk:
Isi formulir di bawah ini untuk memulai perjalanan belajarmu. Konfirmasi pendaftaran akan otomatis dikirimkan ke email kamu.